Cerita ini menceritakan perjalanan Alice, seorang murid berbakat dari Magic Academy yang berhasil menjadi siswa terbaik setelah berjuang keras mengenang orang tuanya. Namun, karena dikucilkan oleh teman-temannya akibat rasa iri, Alice memilih pergi dan jatuh ke dalam dendam. Ia membelot ke kota iblis The Abyss, merekrut pasukan kuat seperti Thamuz dan Helcurt, serta menggabungkan sihir dan teknologi canggih untuk menyerang Kerajaan Moniyan Empire. Meski sempat berhasil menculik Raja dan Ratu, rencana kejahatan Alice akhirnya digagalkan oleh mantan rekan akademi yang dipimpin oleh Shamrock Harley dan Lylia. Alice yang tertangkap akhirnya menyadari kesalahan dan menyesali perbuatannya di dalam penjara kerajaan.
Setelah mengetes semua kerajinan yang Alice bikin, Alice pun mulai merekrut semua orang yang mau ikut dia bertarung, Alice mengelilingi dunia dan mengumpulkan banyak orang seperti dulu.
Dia mengumpulkan banyak hewan, makhluk, dan manusia. Dia merekrut iblis juga seperti dulu tapi yang ini beda, yang ini iblis lebih kuat yang bernama Thamuz dan Hellcurt. Alice pun membangun tempat mengumpul atau basecamp di pulau terpencil.
Alice pun membuat rencana untuk timnya berperang dengan Moniyan Empire. Alice pun berpikir pasti Moniyan Empire pasukannya jadi tambah banyak dan semakin sangat kuat. Makanya si Alice mengumpulkan lebih banyak pasukan yang kuat dan banyak juga.
Kita akan perang saat malam hari, sekarang lagi panas panasnya mungkin kita akan membeli suatu minuman dan kita akan makan makanan nasi dapang kata Alice. Mereka pun berkeliling mencari warung terdekat untuk membeli suatu makanan yang bernama nasi dapang. Mereka menemukan warung yang bernama “WARUNG PAK MAJID”.
Mereka pun langsung memberontak WARUNG PAK MAJID dengan tiba tiba dan langsung menyandra Pak Majidnya. Mereka pun langsung mengambil semua makanannya dengan cepat dan kesat seperti kecepatan cahaya supersonic.
Alice pun membawa taperwer ukuran besar dan memasuki semua makanannya ke tepak yang namanya taperwer yang sangat keren.
Setelah mereka memberontak dan mengambil makananya mereka pun balik ke basecamp atau markas mereka semua dan mereka sedang makan bersama dengan Nasi Dapang. Setelah mereka makan makan bersama mereka pun bersiap siap untuk melakukan penyelinapan ke Moniyan Empire dan membunuh raja dan ratu nya mereka
Mereka pun mematangkan rencana mereka untuk menyelinap ke Moniyan Empire.
Ada yang kebawah ada yang lewat atas dan ada yang lewat jalur tengah. Mereka pun bersiap siap untuk berangkat kesana, berjam jam kemudian, mereka pun sampai ke Moniyan Empire dan memulai rencana masing masing.
Timnya helcurt mulai berjalan dan menyelinap di bagian bawah kerajaan lewat selokan yang menuju ke lautan lepas. Timnya thamuz Memulai jalur atas dengan loncat dengan halus dari rumah ke rumah dengan halus. Mereka pun memulai di bawah langit yang sangat indah dan ada banyak bintang diatas langit yang menghiasi langit malam.
Langit malam itu tampak seperti hamparan beludru hitam yang ditaburi ribuan berlian bercahaya. Dua bulan kembar bersinar terang benderang, memantulkan cahaya perak di atas permukaan sungai yang jernih. Kunang-kunang pemancar mantra mulai keluar dari kelopak bunga, menerangi jalan-jalan setapak dengan pendaran keemasan yang lembut.
Mereka pun menyelinap dan menculik raja dan ratu mereka dan mengambil semua harta di kerajaanya. Mereka pun membawa raja dan ratunya yang diculik dari kerajaan Moniyan Empire. Dan mereka di simpan di penjara markas mereka.
Raja dan Ratu yang kini berada di dalam selak penjara besi hitam markas Alice hanya bisa saling menggenggam tangan.
Di luar sel, Alice berdiri dengan senyum tipis, merasa kemenangan besar yang ia impikan sejak di Magic Academy akhirnya mulai terwujud. Thamuz dan Helcurt berdiri di sampingnya seperti bayangan yang mengerikan, siap menerima perintah selanjutnya.