Alelex 1 week ago
Alelex #sains

Bekerja Dalam Diam, Anemia Merebut Masa Depan

Bekerja Dalam Diam, Anemia Merebut Masa Depan


Pernah gak sih kalian merasa udah istirahat cukup, tapi pas bangun tidur rasanya lemas dan pengen lanjut tidur? Mau fokus belajar tapi malah nge-blank atau bengong sendiri. Mau melakukan aktivitas yang lain juga rasanya gak ada tenaga. Jangan langsung self-diagnosis atau mikir kalau itu malas ya! Mungkin kamu memang merasa kalau semuanya baik-baik aja, tapi bisa jadi, itu tanda kalau anemia sedang bekerja di dalam tubuh kamu. Masa muda yang seharusnya kamu pakai buat seru-seruan mengejar mimpi, justru malah jadi masa muda yang malas-malasan dan tidak produktif. Jangan sampai ‘kekurangan darah’ ini bikin masa muda kamu terbuang sia-sia. Ayo bangun dan lawan anemia ini. 


Gejala-gejala anemia emang kadang membuat diri kita terlihat malas-malasan. Padahal aslinya, tubuh kamu lagi bekerja mati-matian buat melawan anemia ini. Emang gejala anemia kayak gimana sih? Kok bisa bekerja diam-diam di dalam tubuh tanpa memberi gejala yang spesifik? Kalau mau tau, baca ini sampai habis. Aku bakal jelasin ke kamu gejala-gejala anemia, penyebabnya, dan cara mencegahnya. Setelah kamu baca ini sampai akhir nanti, kamu harus mulai melakukan pencegahannya, biar masa depan kamu terselamatkan. 



Gejala-gejala anemia:

  1. Merasa lelah, lemas, atau pusing sepanjang waktu
  2. Kulit, bibir, dan bantalan bibir pucat.
  3. Tangan atau kaki yang dingin
  4. Sakit kepala atau sulit konsentrasi
  5. Sesak napas atau detak jantung cepat saat melakukan aktivitas ringan.



Penyebab terjadi anemia:

  1. Kekurangan zat besi dari makanan, atau kehilangan terlalu banyak darah.
  2. Kekurangan vitamin B12 atau folat.
  3. Penyakit jangka panjang seperti penyakit ginjal atau peradangan.
  4. Masalah genetik seperti talamesia atau anemia sel sabit.



Pencegahan agar tidak terkena anemia:

  1. Mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi seperti daging merah, ikan, telur, kacang-kacangan, dan sayuran hijau gelap.
  2. Mengonsumsi vitamin C untuk membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih baik.
  3. Mengonsumsi tablet penambah darah jika direkomendasikan oleh dokter. 



Kalau kita sudah terlanjur kena anemia bagaimana dong? 


Kalau kalian sudah terlanjur kena anemia, jangan dibiarkan begitu saja! Kalau kalian terkena anemia karena penyakit jangka panjang, maka fokuslah untuk mengobati penyakit itu dulu. Untuk membantu pemulihan anemia ini juga, kalian tetap harus sering-sering mengkonsumsi vitamin C dan makanan yang mengandung zat besi. Selain itu, kalian juga sebaiknya tidak meminum teh atau kopi di saat sedang makan makanan utama, karena itu bisa mengikat zat besi dan menghambat penyerapannya. Kalau mau minum teh, kopi, atau kafein lainnya, usahakan beri jeda minimal 2 jam sebelum atau sesudah makan. Selain teh, kopi, dan kafein lainnya, kalian juga bisa membatasi konsumsi susu berlebihan yang terlalu tinggi dan dipadukan dengan makanan utama juga bisa menghambat penyerapan zat besi seperti teh, kopi, dan kafein lainnya. 


Selain fokus pada penyakit jangka panjang, minuman berkafein, dan tinggi kalsium, jangan lupa juga untuk tetap beristirahat yang cukup. Jangan sampai kita sudah mengatur konsumsi kafein dan kalsium, tapi kita masih suka begadang demi marathon drama satu malam sampai jam 4 pagi. Kalau kayak gitu ya sama saja semua usaha yang kalian lakukan juga bisa jadi sia-sia. Daripada semua batasan konsumsi minuman berkafein dan berkalsium tinggi kita jadi sia-sia begitu saja, mending kita menjaga juga pola tidur kita, jangan sampai tidak beraturan dan tidur kapan saja ketika mengantuk walaupun itu pagi atau sore hari.



Kalau tidak suka buah atau cuma bisa buah-buah tertentu dan tugas sedang numpuk dengan deadline yang mepet banget bagaimana dong? 


Kalau misal tidak suka buah-buah tertentu, kalian juga bisa mengganti buah itu dengan sayuran hijau gelap. Sayuran hijau gelap juga tidak kalah penting. Kalau memang tidak bisa, ganti dengan yang lain. Buat tugas yang lagi numpuk banget itu, kamu masih bisa handle dengan mengatur waktu pengerjaan tugas itu. Seperti menggunakan teknik pomodoro atau teknik belajar lainnya. Untuk menghindari rasa ngantuk pada malam hari itu, jangan mengonsumsi kafein. Ganti kafein itu dengan air hangat atau kalian bisa tambahkan camilan-camilan yang bisa mengisi energi seperti kacang-kacangan atau coklat hitam.


Besoknya, pas semua tugas udah selesai, kamu boleh mencicil tidurmu yang kemarin dengan tidur siang beberapa jam. Jangan lupa juga untuk memakan makanan yang memiliki banyak zat besi dan vitamin C atau sayuran hijau gelap, dan obat penambah darah. 


Nah, sekarang udah ngerti kan gejala, penyebab, dan pencegahannya. Karena sekarang kalian udah tau, kalian harus menerapkan pencegahan-pencegahan yang bisa kalian lakukan sendiri. Jadi mulai sekarang, jangan sampai kalian bangun tidur dengan keadaan lemas lagi ya! Ayo raih kembali mimpi-mimpi dan prestasimu di masa muda ini dan membuang jauh-jauh kemungkinan anemia ini.

Retak

Retak

https://lh3.googleusercontent.com/a/AAcHTtebFtNMQHBVPm_nTy9c-BLN7W8Ju7AWS0Rh83wD6mA_=s96-c
Hayzalia
2 years ago
Asingnya Umbi Talas

Asingnya Umbi Talas

https://lh3.googleusercontent.com/a/AGNmyxY_-GwmwmulI3_C36t7KFnOYdKYOkWt-qZQnObB=s96-c
Nagita Puspa
3 years ago
Puisi Ujian & janji

Puisi Ujian & janji

defaultuser.png
suheylakhansa l.l.
2 years ago
Lila & Khansa

Lila & Khansa

defaultuser.png
suheylakhansa l.l.
2 years ago
Tradisi Saparan

Tradisi Saparan

1725950148.jpeg
Chel
3 years ago