Berhenti Maksain Diri
Gausah terlalu memuaskan ekspektasi orang lain
Pernah nggak sih kamu ngerasa capek, cuma karena harus terus-terusan dengerin kata-kata kayak, 'Masa sih cewek nggak bisa?' atau 'Masa sih cowok nangis?'
Atau mungkin kamu pernah ngerasa bersalah, cuma karena hobi atau impianmu nggak sesuai dengan 'cetakan' yang udah disiapkan orang lain buat kamu? Entah itu karena kamu cewek yang terlalu ambisius, atau cowok yang terlalu lembut."
Mungkin kamu seorang perempuan yang diam-diam ingin jadi insinyur atau pilot, tapi orang-orang di sekitarmu selalu berbisik, "Perempuan nggak perlu sekolah tinggi-tinggi, nanti ujung-ujungnya juga di dapur."
Atau mungkin kamu seorang laki-laki yang sebenarnya sedang sangat lelah, ingin menangis, dan ingin bersandar, tapi dunia terus berteriak, "Laki-laki harus kuat. Nggak boleh cengeng. Nggak boleh mengeluh."
Jika kamu pernah merasakan hal itu, ketahuilah satu hal: Kamu tidak sendirian, dan kamu tidak salah. Kamu hanya sedang berhadapan dengan sebuah "kebiasaan lama" yang disebut patriarki.
Terdengar seperti kata yang rumit, bukan? Tapi sebenarnya, patriarki itu sangat sederhana. Ini adalah sistem kepercayaan lama yang membagi dunia menjadi dua kotak yang kaku. Kotak biru untuk laki-laki: laki-laki dipaksa untuk harus kuat, harus jadi pemimpin, harus selalu jadi tumpuan, tidak boleh rapuh, dan tidak boleh menunjukkan kelemahan. Kotak merah muda untuk perempuan: harus lembut, harus mengalah, harus mengurus rumah tangga, dan tidak boleh terlalu bersuara.
Nenek moyang kita di masa lalu mungkin menciptakan kotak-kotak ini karena alasan bertahan hidup. Tapi sekarang, kita hidup di zaman yang berbeda. Kita punya akses ke ilmu pengetahuan, kita punya ruang untuk bermimpi, dan kita punya kebebasan untuk memilih. Namun sayangnya, "kebiasaan" dari kotak-kotak lama itu masih sering kali nongkrong di sekitar kita, bersembunyi di balik candaan, nasihat, atau ekspektasi orang-orang.
Banyak orang mengira bahwa patriarki hanya merugikan perempuan. Tapi jika kita melihat lebih dalam, sistem ini sebenarnya membatasi dan menyakiti semua orang, tanpa terkecuali.
Ia membatasi perempuan dengan mengatakan bahwa kecerdasan dan ambisi mereka tidak sepenting laki-laki. Ia membuat perempuan merasa bersalah jika memilih karier di atas peran domestik.
Di saat yang sama, ia memenjara laki-laki. Ia memaksa laki-laki untuk menelan semua emosi mereka sendirian. Ia membuat laki-laki merasa bahwa harga diri mereka hanya diukur dari seberapa banyak uang yang mereka hasilkan atau seberapa keras mereka bisa memukul. Patriarki merampas hak laki-laki untuk menjadi manusia yang utuh, yang boleh sedih, boleh lembut, dan boleh rapuh.
Pada akhirnya, sistem ini tidak membuat kita setara. Sistem ini hanya membuat kita sama-sama lelah.
Lalu, apa yang bisa kita lakukan?
Mulai hari ini, izinkan dirimu untuk perlahan-lahan keluar dari kotak yang tidak pernah kamu pilih itu.
Untuk kamu para perempuan: Jangan pernah membiarkan siapa pun mengecilkan mimpimu. Kecerdasanmu, ambisimu, dan suaramu adalah kekuatan. Kamu berhak mengejar bintang setinggi apa pun, dan kamu tidak harus memilih antara karier dan kebahagiaan.
Untuk kamu para laki-laki: Merasa lelah itu manusiawi. Menangis itu bukan tanda kelemahan, itu adalah tanda bahwa kamu sudah bertahan sekuat tenaga. Kamu tidak harus selalu menjadi batu karang yang tak tergoyahkan. Kamu berhak untuk memiliki perasaan, dan kamu berhak untuk didengar.
Kita lahir ke dunia ini bukan untuk memenuhi ekspektasi gender yang dibuat oleh orang lain. Kita lahir untuk menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri.
Jadi, lepaskan beban itu. Berhenti memaksakan diri masuk ke dalam cetakan yang tidak sesuai dengan bentuk jiwamu. Kamu berharga bukan karena kamu berhasil menjadi "laki-laki sejati" atau "perempuan sempurna" menurut standar siapa pun.
Kamu berharga karena kamu adalah kamu. Utuh, unik, bebas, dan menjadi dirimu sendiri.
Tarik napas. Kamu tidak harus membawa ekspektasi dunia di pundakmu. Cukup jalani harimu dengan caramu sendiri. Karena pada akhirnya, hidup yang paling indah adalah hidup di mana kamu bisa pulang ke dirimu sendiri, dan merasa nyaman di sana.