Dari Senggol Jadi Rangkul

nih kelanjutan terakhirnya

Oct 26, 2026 - cinderdella cikk

Keputusan Terakhir


Saat Wulan baru saja sampai di rumah, ia melihat ada tas hijau besar yang ada di atas sofa. Wulan yang penasaran membuka tas hijau tersebut, ia terkejut karna hampir seluruh bajunya ada di dalam tas tersebut. “Ayahh! Ini kenapa bajuku ada di sini semua? Apa kita akan berlibur dalam waktu yang lama?” Teriak Wulan memanggil ayahnya. “Kita tak akan berlibur kemanapun Wulan, tetapi kau akan berlajar bagaimana caranya untuk menghargai orang lain.” Wulan tampak bingung dengan apa yang dimaksud dengan ‘belajar menghargai orang lain’, melihat kebingungan dari Wulan membuat Pak Arif menjelaskan apa maksudnya, “ayah ingin kau pergi dari rumah ini sementara, ayah ingin kau tau bagaimana rasanya berada di bawah orang lain. Kau boleh balik ke sini saat ayah menjemputmu, dan ayah akan menjemputmu saat ayah mendapat banyak laporan dari warga yang mengatakan bahwa kau sudah berubah menjadi lebih baik, jadi gunakan kesempatanmu ini dengan baik.” Wulan tak mampu menerima kenyataan pahit yang menghantamnya, Wulan menangis tapi apalah arti dari tangisan Wulan, keputusan Pak Arif sudah bulat.



Bantuan

Kini Wulan entah mau tinggal dimana karna atap yang dulu ia tinggali sudah tak bisa ia tinggali untuk sementara ini. Wulan kini hanya duduk di trotoar dengan penuh rasa bingung, entah Wulan akan melakukan apa untuk bisa kembali ke rumahnya. Sekar yang baru pulang dari pasar melihat sosok yang tak asing sedang tengah terduduk di pinggir trotoar, saat Sekar mendekati sosok tersebut ternyata ialah Kendari Wulan. “Loh Lan kamu ngapain di pinggir jalan gitu?” Tanya Sekar pada Wulan, “aku di sini karna di usir sama ayah aku, katanya banyak warga yang melaporkan aku atas perilaku ku. Aku boleh balik ke rumah kalau banyak warga yang melapor ke ayahku bahwa sikapku sudah berubah menjadi lebih baik.” Wulan tak kuasa menahan tangisnya, Sekar merasa tak tega dan mengajak Wulan untuk aktif dalam kegiatan sosial, meski awalnya Wulan tak terbiasa tapi akhirnya Wulan bisa mengikuti kegiatan dengan baik seiring berjalannya waktu. Banyak warga yang melaporkan perkembangan dari Wulan, Pak Arif pun menjemput Wulan untuk pulang. Wulan sangat berterimakasih pada Sekar karna ia merasa lebih nyaman dengan sikapnya yang sekarang karna dengan sikapnya yang sekarang banyak warga yang mulai bisa menerima Wulan. Akhirnya Wulan menjadi sahabat dari Sekar dan hubungan persahabatan mereka terjalin sampai sekarang




TAMAT

More Posts