JEKIJO 7 hours ago
Sudah malam atau sudah titut #budaya

Di Bawah Lampu Sorot London

Pagi ini kabar pengumuman Ballon d'Or 2026 yang berlangsung di panggung megah London Palladium menyebar cepat dan langsung membuat perasaan campur aduk. Dari daftar 30 nama besar dunia seperti Erling Haaland, Jude Bellingham, Vinícius Júnior, hingga pemain veteran seperti Lionel Messi, papan peringkat sepuluh besar akhirnya resmi terkuak. Harry Kane berdiri di tangga tertinggi memenangkan gelar juara, disusul bintang Real Madrid Kylian Mbappé di peringkat kedua, dan talenta muda Barcelona Lamine Yamal di posisi ketiga.

Sebagai suporter setia Real Madrid, rasa kecewa tentu tetap ada karena Mbappé belum bisa mengusung trofi bola emas tersebut ke Santiago Bernabéu. Harapan untuk melihat sang striker mengungkit trofi tertinggi sambil mengenakan seragam kebanggaan Los Blancos harus tertunda. Apalagi mengingat betapa vitalnya peran Mbappé di lini serang Madrid musim ini di bawah komando José Mourinho, termasuk ketajamannya saat menghancurkan pertahanan Barcelona di El Clásico lewat sepasang gol kemenangan. Meski begitu, posisi Mbappé di urutan kedua setidaknya membuktikan bahwa performanya secara keseluruhan masih unggul atas Lamine Yamal di peringkat ketiga.

Dinamika sepak bola tetap mengajarkan bahwa kelas dan sportivitas berada di atas persaingan ketat. Apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada Harry Kane yang mengukir sejarah sebagai pemain Inggris pertama yang meraihnya sejak 2001 setelah mencetak 73 gol luar biasa sepanjang musim bersama Bayern Munich, sekaligus menyabet Gerd Müller Trophy. Ucapan selamat yang tulus juga layak disampaikan kepada seluruh pemenang penghargaan lainnya, mulai dari Alexia Putellas yang meraih Ballon d'Or Wanita ketiganya, Lamine Yamal dan Vicky Lopez yang memboyong Kopa Trophy, Unai Simón serta Cata Coll sebagai peraih Yashin Trophy, Luis de la Fuente dan Pere Romeu untuk Johan Cruyff Trophy, Charlyn Corral peraih Gerd Müller Trophy Wanita, Paris Saint-Germain dan FC Barcelona Femeni sebagai Klub Terbaik, hingga Bukayo Saka yang dianugerahi Socrates Award atas kepedulian serta aksi kemanusiaannya yang menginspirasi.

Bagi Mbappé dan seluruh Madridista, posisi runner up ini bukanlah akhir perjalanan melainkan bahan bakar baru untuk membakar semangat bertarung. Perjalanan Mbappé di bawah era kepelatihan Mourinho masih sangat panjang. Dengan mentalitas pantang menyerah khas Real Madrid, panggung Ballon d'Or berikutnya hanya tinggal menunggu waktu untuk dijemput.

Water VS Woah

Water VS Woah

1791787097.png
Han Rail Studio
2 hours ago
AYAM BEBEK GORENG ABAH GATOT

AYAM BEBEK GORENG ABAH GATOT

https://lh3.googleusercontent.com/a/ACg8ocKgrsKf3bT1ctMlUrUxGPrqZqhskmGk4XKOs5oZlCU7YOEeJtM=s96-c
sekaii?
18 hours ago
Ceritaku di Ancol

Ceritaku di Ancol

1792748124.gif
Samudra Annabhani 🙃👍
18 hours ago
Sang Kuda Hitam dari Danau Como

Sang Kuda Hitam dari Danau Como

1792728869.jpeg
JEKIJO
1 day ago
Wisuda Tahfidz 2026

Wisuda Tahfidz 2026

1729645510.jpeg
Rian Hidayat Abi
1 day ago