Harry Potter and Goblet of Fire
Harry Potter ke 4
2026-08-16 04:17:43 - Byyyy
Pada tahun ajaran baru diawali dengan Harry yang menghabiskan sisa liburan bersama keluarga Weasley dan Hermione untuk menonton Piala Dunia Quidditch. Namun pada perayaan tersebut kacau ketika sekelompok Death Eaters (Pengejar Maut) mengacaukan lokasi perkemahan dan memunculkan Tanda Kegelapan (Dark Mark) di langit, tanda bahwa pengikut Lord Voldemort mulai bergerak kembali.
Saat kembali ke Hogwarts, Kepala Sekolah Albus Dumbledore mengumumkan bahwa Hogwarts menjadi tuan rumah untuk Turnamen Triwizard, sebuah kompetisi berbahaya antar-sekolah sihir Hogwarts, Beauxbatons, dan Durmstrang.
Untuk alasan keselamatan, hanya siswa berusia 17 tahun ke atas yang boleh mendaftar melalui Piala Api (Goblet of Fire).
Namun secara mengejutkan, Piala Api ini memilih 4 nama padahal hanya tersedia 3 sekolah sihir yang salah satu muridnya mewakili sekolah masing-masing yaitu Cedric Diggory mewakili Hogwarts, Fleur Delacour mewakili Beauxbatons, lalu Viktor Krum Durmstrang. Dan yang mengagetkan adalah Harry Potter ada dalam daftar piala api, yang padahal baru berusia 14 tahun dan tidak pernah memasukkan namanya!
Terlepas dari kecurigaan adanya sabotase, Harry terpaksa harus tetap bertanding dalam turnamen tersebut. Harry harus melewati tiga tugas yang sangat menantang dan mematikan. Tugas yang pertama adalah mengambil telur emas dari sarang naga yang ganas. Yang di mana tugas ini amat sangat extrem karena naga tersebut sangat ganas tetapi Harry berhasil menyelesaikan tugas tersebut.
Lalu tugas kedua adalah menyelam ke dasar Danau Hitam untuk menyelamatkan orang terdekatnya, Ron dan Hermione dari duyung. Walaupun Harry hanya memiliki dua teman tersayang dia tetap menyelamatkan adik Fleur Delacour yang membuat Harry jadi posisi kedua.
Dan yang terakhir adalah tugas menembus labirin sihir raksasa yang penuh dengan rintangan dan makhluk berbahaya untuk mencapai Piala Triwizard.
Di dalam labirin pada tugas ketiga, Harry dan Cedric bekerja sama dan sepakat untuk menyentuh Piala Triwizard secara bersamaan. Tanpa mereka ketahui, Piala tersebut telah diubah menjadi sebuah Portkey yang artinya kunci portable yang mengarahkan mereka ke suatu tempat oleh penyusup di Hogwarts.
Piala itu teleportasi membawa mereka ke pemakaman tua Little Hangleton. Di sana Cedric dibunuh secara mendadak oleh Peter Pettigrew (Wormtail). Harry diikat oleh patung dan darahnya digunakan dalam sebuah ritual sihir hitam. Lord Voldemort berhasil bangkit kembali dengan tubuh fisik sepenuhnya dan memanggil para Death Eaters-nya,
Harry dan Voldemort terlibat duel sihir. Terjadi fenomena Priori Incantatem yaitu sihir berbalik karena tongkat mereka bersaudara, yang memunculkan bayangan dari korban-korban Voldemort sebelumnya, termasuk orang tua Harry dan Cedric. Bayangan tersebut memberi waktu bagi Harry untuk merebut piala dan kabur membawa jenazah Cedric kembali ke Hogwarts.
Setelah kembali ke Hogwarts dalam keadaan syok, terungkap bahwa Profesor Alastor "Mad-Eye" Moody yang mengajar sepanjang tahun sebenarnya adalah Barty Crouch Jr. (pengikut Voldemort) yang menyamar menggunakan Ramuan Polijus. Dialah yang memasukkan nama Harry ke Piala Api dan mengatur agar Harry sampai ke tangan Voldemort.
Cerita ini adalah cerita berakhir dengan suasana duka atas kematian Cedric dari sekolah Hogwarts dan peringatan dari Dumbledore bahwa Lord Voldemort telah resmi kembali. Dunia sihir tidak lagi aman, dan ancaman perang besar dimulai.