Harry Potter ke 3
Pada tahun ketiganya di Hogwarts, Harry Potter dan lagi kembali dihadapkan pada ancaman besar setelah Sirius Black berhasil meloloskan diri dari penjara sihir Azkaban. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Sirius adalah pengikut setia Lord Voldemort yang kabur demi membunuh Harry. Sebelum sekolah dimulai, Harry sempat kabur dari rumah keluarga Dursley karena tak sengaja membesarkan tubuh Bibi Marge. Namun, menteri dari kementrian Sihir Cornelius Fudge justru memaafkannya dan meminta Harry untuk tetap waspada dengan keadaan baru-baru ini. Untuk menjaga sekolah dari ancaman Sirius, Kementerian Sihir menempatkan Dementor di sekitar Hogwarts. Makhluk penyedot kebahagiaan ini berdampak sangat buruk pada Harry hingga membuatnya sering pingsan karena membangkitkan trauma masa lalu. Melihat hal itu, Profesor Remus Lupin, guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam yang baru, mengajari Harry Mantra Patronus untuk menangkal Dementor. Di saat yang sama, Harry mendapatkan Peta Perompak dari Fred dan George Weasley, sebuah peta ajaib yang memperlihatkan seluruh pergerakan orang di Hogwarts. Dari rumor yang beredar di Hogsmeade, Harry dibuat terkejut saat mengetahui bahwa Sirius Black adalah wali baptisnya sekaligus sosok yang dipercaya telah mengkhianati orang tuanya. Puncak cerita terjadi ketika Harry, Ron, dan Hermione melacak keberadaan Sirius hingga ke Gubuk Jerit. Di sana terungkap bahwa Sirius adalah seorang Animagus yang bisa berubah menjadi anjing hitam. Profesor Lupin yang menyusul ke lokasi membantu mengungkap kebenaran mendasar: Sirius sama sekali tidak pernah mengkhianati orang tua Harry. Pengkhianat sebenarnya adalah Peter Pettigrew, yang selama bertahun-tahun memalsukan kematiannya dan menyamar sebagai Scabbers, tikus peliharaan Ron. Profesor Lupin, Sirius black, Peter, dan ayah Harry ternyata adalah sahabat lama sekaligus para pembuat Peta Perompak. Sayangnya, rencana mereka untuk membawa Peter ke kastil berantakan saat bulan purnama muncul. Profesor Lupin berubah menjadi manusia serigala karena lupa meminum ramuannya, memberikan kesempatan bagi Peter untuk melarikan diri. Dalam situasi kacau tersebut, Sirius yang terluka dikepung oleh ratusan Dementor di tepi danau. Harry berusaha menyelamatkannya, tetapi pingsan tepat setelah melihat sosok misterius memanggil Patronus Rusa Jantan raksasa untuk mengusir para Dementor. Sirius akhirnya tertangkap dan terancam dijatuhi hukuman mati. Atas petunjuk dari Profesor Dumbledore, Hermione dengan berani menggunakan Pemutar Waktu untuk kembali ke masa lalu bersama Harry. Mereka bergerak secara sembunyi-sembunyi menyelamatkan Buckbeak, hipogrif milik Hagrid, lalu menggunakannya untuk membebaskan Sirius dari menara kastil. Pada momen ini, Harry juga menyadari bahwa sosok yang menyelamatkan dirinya dan Sirius di tepi danau sebenarnya adalah dirinya sendiri dari masa depan. Sirius berhasil terbang melarikan diri bersama Buckbeak sebagai buronan yang tak bersalah, sementara Harry kembali melangkah maju dengan kabar lega bahwa ia masih memiliki sosok keluarga yang menyayanginya. Tapi mereka tidak tahu bahwa akan ada ancaman lain yang akan datang menghampiri....