Keajaiban di Dunkirk

Kala Nyawa Ratusan ribu Pasukan Sekutu berhasil diselamatkan

Sep 25, 2026 - Sastra

NOTE:

Suatu hari kutemukan tulisan ini di google docs. Rupanya ini adalah tulisanku saat masih kelas 7. Selamat membaca !

Selepas Jerman sukses melakukan Blitzkriegnya (Serangan Kilat) ke Polandia pada September 1939, Jerman berencana menginvasi Prancis pada Mei 1940. Prancis yang sudah mengetahui rencana agresif Jerman berusaha mengantisipasi agresi tersebut dengan pembangunan garis pertahanan Maginot di sepanjang perbatasan Jerman-Prancis. Antisipasi ini dilakukan lantaran Prancis mengira Jerman akan melakukan invasi melalui jalur yang sama seperti masa Perang Dunia Pertama. Perlu untuk diketahui Jerman melancarkan rencana Schlieffen pada masa Perang Dunia Pertama untuk menginvasi Prancis melalui perbatasan dan negara netral seperti Luxembourg dan Belgia. Ini yang akan menjadi penyebab Inggris bergabung dalam Perang Dunia Pertama di kemudian hari.

Tentu saja Jerman enggan mengambil resiko dengan menembus pertahanan garis Maginot yang dilengkapi dengan meriam, kawat berduri dan tembok-tembok bunker nan tebal yang mana moncong senapan mesin sudah siap disana. Maka dari itu Jerman memanfaatkan situasi ini dengan cerdik. Jerman membagi angkatan daratnya menjadi beberapa army grup yakni Heeresgruppe A danHeeresgruppe B. Heeresgruppe B bertugas untuk mengecoh Sekutu dengan menginvasi Prancis melalui Belgia dan Belanda secara agresif dan terbuka. Hal ini bertujuan agar Sekutu mengira Heeresgruppe B adalah kekuatan terbesar Jerman sehingga Sekutu mengalihkan fokusnya.

Sementara itu, kekuatan terbesar Jerman terletak pada Heeresgruppe A yang dimobilisasi melalui Ardennes di selatan. Secara tidak terduga, Jerman menyerbu Prancis melalui hutan lebat Ardennes. Hal ini menyebabkan kepanikan luar biasa di pihak Sekutu. Pasukan Jerman mampu bergerak secara cepat sebab serangan secara bersamaan dari udara (Luftwaffe) dan darat (Unit Panzer Jerman) serta unit-unit Jerman dilengkapi radio, sehingga mampu berkoordinasi dengan baik. Rencana serangan Jerman ini dikenal sebagai Manstein plan. Penamaan Manstein tidak lepas dari pencetus strategi ini yaitu Erich Von Manstein.


Kemajuan yang luar biasa dari pasukan Jerman membuat mereka mengepung pasukan Sekutu yang tersisa di Dunkirk. Pada 23 Mei 1940, pasukan pimpinan Heinz Guderian hanya berjarak beberapa mil dari pelabuhan Dunkirk dan Ia bisa melihat kota Dunkirk. Akan tetapi Hitler mulai campur tangan. Dia memerintahkan pasukan tank Guderian untuk berhenti. Guderian tak mengerti mengapa, namun ia taat dengan perintah itu. Karena perintah itu, kurang lebih 300.000 pasukan Sekutu berhasil meninggalkan Dunkirk menuju Inggris. Ketika Hitler membatalkan rencana ini semua sudah terlambat Guderian tidak bisa berbuat apa-apa.

Menurut P.K. Ojong dalam Perang Eropa: Jilid I, keputusan Hitler itu bersifat politis. Hitler memerintahkan menahan serangan ke Dunkirk dan membiarkan Sekutu mengevakuasi ratusan ribu serdadunya ke Inggris, demi bisa berdamai dengan Inggris.

“Hitler menganggap bangsa Inggris sebangsa (sesama ras Germanic). Ini berarti Hitler merasa lebih dekat dengan Inggris daripada dengan Rusia, bangsa Slavonic yang dipandang rendah. Hitler membiarkan Inggris lolos di Dunkirk supaya Inggris tak kehilangan muka dan lebih bersedia damai dengan Hitler,” tulis Ojong.

Keputusan Hitler ini memberikan nafas sesaat untuk pasukan Sekutu. Pada 26 Mei hingga 4 Juni 1940, Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill menginstruksikan Operasi Dynamo. Operasi ini bertujuan untuk mengevakuasi pasukan Sekutu yang terjebak di Dunkirk. Inggris mengerahkan seluruh kekuatan maritimnya mulai dari kapal perang, kapal penumpang hingga kapal nelayan untuk menjemput pasukan Sekutu. Angkatan Udara Jerman (Luftwaffe) ditugaskan untuk menggagalkan operasi tersebut. Namun, perlawanan sengit dari RAF (Royal Air Force) Inggris membuat usaha Luftwaffe kandas.

Peristiwa menegangkan ini diangkat menjadi sebuah film oleh pembuat film terkenal Christopher Nolan dengan judul yang sama, Dunkirk pada 2017.


SUMBER :


Wirayudha, R. (2017, Juli 31). Halt Order dari Hitler mencegah Sekutu Musnah di Dunkirk Historia.id https://www.historia.id/article/halt-order-dari-hitler-mencegah-sekutu-musnah-di-dunkirk-db4lk





More Posts