Pengganti Beras dari Kalimantan Timur
Bukan orang Kaltim, jadi gak terlalu tahu menahu
1.1 Pendahuluan
Harga beras dari tahun ke tahun semakin mahal. Banyak orang mengeluh dengan harga beras yang terus naik. Daerah Kalimantan Timur, sudah mengalami peningkatan harga secara signifikan. Jika diposisikan dalam peringkat nasional, Kalimantan Timur memasuki peringkat ke-4 peningkatan harga beras. Melihat kondisi tersebut, diperlukan alternatif makanan pokok sebagai pengganti beras, salah satunya nasi jelai.
1.2 Isi
Tentu saja kita harus mencari alternatif pengganti beras, yang memiliki pasokan bahan pangan yang sangat melimpah. Maka dari situlah, warga Kalimantan Timur mulai mengganti beras dengan biji Jelai, atau bahasa ilmiahnya Coix lacryma-jobi. Faktanya, di bagian pedalaman Kalimantan Timur, terdapat suku Dayak yang sudah memulai tradisi mengkonsumsi nasi Jelai sejak ratusan tahun yang lalu. Bahkan, beberapa wilayah seperti kabupaten Kutai Barat dan kabupaten Kutai Kartanegara memiliki pasokan yang memadai, dengan satu hektar saja sudah menghasilkan 5 ton biji Jelai.
Manfaat nasi Jelai untuk masyarakat sangatlah banyak, terutama di situasi saat ini ketika harga beras itu mulai mahal. Maka dari situlah, biji Jelai sangat bagus jika dimanfaatkan menjadi bahan pangan pokok pengganti beras. Dalam artikel Halodoc, nasi Jelai memiliki nutrisi yang banyak, yaitu serat larut (Beta-Glukan) yang merupakan komponen sangat penting dalam Jelai, karena dapat berperan dalam menurunkan kolesterol dan mengatur gula darah. Selain itu, ada juga vitamin B kompleks, B1 (Tiamin), B3 (Niasin), dan B6 (Piridoksin) untuk meningkatkan metabolisme energi. Di samping itu, terdapat mineral seperti selenium, magnesium, fosfor, mangan, dan embaga yang penting untuk menjaga kesehatan tulang dan imun tubuh. Kandungan lainnya adalah antioksidan yang mengandung Lignan, asam Fenolat, dan vitamin E (Tokotrienol) guna melawan radikal bebas. Demikianlah beberapa manfaat dari nasi Jelai. Dengan ini, kita bisa melihat potensi nasi Jelai sebagai sumber ketahanan pangan yang bagus, bahkan harga Jelai di Jepang dapat mencapai Rp400.000,00 hingga Rp450.000,00 per kilogram. Di Jepang, Jelai menjadi bahan premium untuk sashimi dan sushi (Saskindomedia, 2025).
Jika dibandingkan dengan padi, nasi Jelai memiliki keunggulan bagi masyarakat Kalimantan Timur yang sebagian wilayahnya adalah tanah kering sedangkan padi membutuhkan banyak air dan iklim yang stabil. Bahkan dari segi manfaatnya, nasi Jelai lebih unggul daripada nasi pada umumnya, serta nasi Jelai dapat menjadi nasi khusus diet jika ingin melakukan menurunkan berat badan. Kemudian, impor dan ekspor di perdagangan global cukup masif, terutama di wilayah Eropa. Berdasarkan data statistik impor dan ekspor tahun 2016, ekspor Jelai tertinggi di duduki oleh Australia yang menyumbang 4,1% kebutuhan Jelai di dunia. Sedangkan impor Jelai tertinggi di duduki oleh Prancis dengan 17,4%. Data ini menunjukkan tentang statistik impor dan ekspor Jelai di Eropa, hal ini sebagai acuan bahwa di negara maju pun banyak yang mengekspor dan impor Jelai. Menjadikan Jelai sebagai nasi “Premium” karena sangat berkualitas. Namun, sesuai hukum penawaran dan permintaan. Jika barangnya sedikit, namun peminat banyak, harga akan naik. Jika barangnya melimpah, namun peminatnya sedikit, maka harga akan turun. Begitulah di sekitar Eropa yang harga sekitar Rp2.800 sampai Rp3.400, namun, apakah di Indonesia memiliki pasokan Jelai yang melimpah? Mungkin jika dilestarikan, maka akan masif, terutama di Kalimantan Timur.
1.3 Kesimpulan
Kesimpulan dari pembahasan ini, nasi Jelai memiliki potensi sebagai pengganti bahan pangan di Kalimantan Timur, dengan beragam manfaat untuk tubuh dan permasalahan bahan pangan beras yang kian memahal. Bahkan di luar negeri, Jelai menjadi bahan pangan yang lumayan mahal, seperti “Sashimi dan Sushi” yang menjadi salah satu bahan premium di Jepang. Hasilnya, jika di Indonesia atau lebih spesifik yakni, Kalimantan Timur menggalakkan perkebunan atau pertanian biji Jelai dalam jumlah masif, maka besar kemungkinan jelai tidak hanya berguna sebagai alternatif pengganti beras, tetapi juga bisa menjadi potensi ekspor dunia.
Daftar Pustaka
https://www.halodoc.com/artikel/barley-artinya-Jelai-biji-bijian-sehat-sumber-nutrisi?srsltid=AfmBOoqFI0GIyTYQ6qk4l9AB_ayyKt7v3dXKQoBExtGqJkOdZbr4xOgn
https://databoks.katadata.co.id/ekonomi-makro/statistik/bf6a6b99bb5eb90/harga-beras-kualitas-super-ii-di-kalimantan-timur-rp-27-700-per-kg-senin-3-agustus-2026
https://saskindomedia.com/jelay-pangan-lokal-khas-kaltim-yang-punya-potensi-ekonomis-tinggi/
https://budaya-indonesia.org/Nasi-Jelai
https://id.tradingeconomics.com/commodity/barley