🧇Ketika kenikmatan waffle mengkhianati 🧇

cerpen pendek tentang kesehatan gizi

Oct 25, 2026 - Samudra Annabhani 🙃👍

Suatu hari, kembar bernama Dan (nama orang) dan Robert diajak ke restoran dengan orangtuanya. Saat itu, mereka masih berumur 6 tahun, dan mereka diajak orangtua mereka ke sebuah restoran bercabang bernama Waffle Empire's, karena itu adalah restoran terdekat dari rumah mereka, hanya berjarak sekitar 900m dari rumah mereka. Mereka terus sangat mencintai restoran waffle tersebut dan mereka menabung uang jajan mereka setiap hari untuk membeli waffle di restoran tersebut setiap akhir pekan.

Karena keduanya sangat suka dengan waffle, mereka akhirnya dibelikan sebuah mesin pencetak waffle untuk ulang tahun ke-7 mereka. Dan sangat menyukai hadiah tersebut, karena bisa makan waffle kapanpun, tetapi Robert tidak menyukainya, karena ia bilang waffle di resto lebih enak dari yang dibuat di rumah. Saat SD, mereka diberikan uang saku setiap hari $2. Mereka beli barang berbeda-beda, Dan membeli bahan adonan 1.2kg setiap bulan, bisa untuk membuat 12 waffle tetapi Robert membeli 4 waffle langsung dari resto, komplit dengan pengawet dan perisa sintetis.

10 tahun berlalu, mereka sekarang sudah kuliah di universitas. Mereka tinggal di asrama dengan 3 orang di setiap ruang. Dan tinggal di kamar 5, sedangkan Robert tinggal di kamar 6. Karena kebiasaan sejak kecil, mereka telah membawa pencetak waffle masing-masing. Setiap subuh, bau semerbak waffle melanda dari kamar 3 sampai kamar 8. Mereka setiap hari memakan waffle, pagi, siang, malam. Pagi makan yoghurt beri dengan waffle, siang sandwich waffle, malam ayam madu waffle.

Sampai pada suatu hari, Dan menimbang dirinya. Hasilnya? 76 Kg. Teman sekamarnya rata-rata hanya 66 Kg. Dan menyadari bahwa ia harus berubah, dan mulai mengurangi makan waffle. Ia tetap makan waffle, karena sudah terbiasa, tetapi lebih jarang, paling 1-2 minggu sekali. Robert? Tetap lanjut makan waffle, karena ia merasa berat badanya tetap baik, 61 Kg, dibawah rata-rata.

Dan tetap mengajak Robert untuk mengurangi waffle, sehari sekali pun mungkin cukup, tetapi Robert tetap menolak, tetap memakan 3 waffle sehari karena ia merasa sombong dan merasa bahwa tubuhnya cukup normal. Dan semakin semangat, semangat mengerjakan tugas, berolahraga dan menjadi sehat, sedangkan Robert tetap asik nge-game, males mengerjakan tugas dan tetap membeli waffle.

Hingga pada suatu hari, Robert mengalami Hiperglikemia (gula darah tinggi). Robert mengabaikanya, sedangkan Dan sedikit mengkhawatirkan si Robert. Robert terus lanjut mengalami diabetes tipe 2 pada umur 20 tahun, setelah lulus bareng Dan. Kini, Robert menjadi pekerja yang malas dan kurang produktif, hanya mendapatkan gaji $15 per hari dan dibantu orang tua untuk insulin, sedangkan Dan menjadi manajer cabang cafe dengan 13 cabang di seluruh Amrik, mendapatkan sekitar $100-300 per hari, tergantung kondisi.

MORAL CERITA: Jagalah gizi seimbang dan mulai sadar tentang gizi sejak dini, karena seperti peribahasa dibawah,

"Mencegah lebih baik daripada mengobati"

Kita harus menjaga kesehatan, karena mencegah secara umum itu gratis atau murah, tetapi secara umum mengobati itu mahal atau mungkin mustahil. Menjaga gizi seimbang adalah salah satu contoh untuk menjaga kesehatan, ditambah juga menjaga kebiasaan yang rajin dan semangat, dibandingkan dari yang malas.

Sekian dari saya, mohon maaf atas kesalahan kata/bahasa, terimakasih


Made by Samudra with 🧇❤

More Posts