White Mall (Cermis)

Nantikan serial cermis lainnya!

2023-04-10 09:18:09 - ℤ𝕦𝕓𝕒𝕪𝕪𝕣~


Lily sedang mengecek lemarinya, disana ada ratusan pakaian berwarna warni. Mulai dari Topi, Baju hingga sepatu. Dia mempunya 3 sahabat, hobi mereka sama. Yaa, mereka suka belanja barang barang. Diantara mereka ada Lily, Lola, Luna dan Lisa.

Mereka semua suka berkumpul di rumah Lily, mereka menyimpan hampir semua pakaian mereka disana. Baju mereka semua sangat Colorful. Ada warna merah, hijau, biru, pink, ungu, ungu bercampur pink, pink bercampur merah, hitam bercampur pink, dll.

Hingga pada suatu hari. “Kalian merasa gak ada yang kurang?” Lisa bertanya. “Iya, aku juga merasa ada yang kurang.” Lola menjawab. “Aku tau! Set baju warna putih kita masih dikit!” Luna langsung berteriak, Lily mengangguk sepakat.

Mereka langsung mengecek google map, mencari mall. Masalahnya, hampir semua mall di sekitar sini mereka sudah pernah belanja disana. Setelah 10 menit, Lily menemukan satu mall. Mall itu bernama, “White Mall” (Mall Putih).

Di google map menunjukan Mall itu berwarna putih kinclong, dan tulisan tulisannya berwarna hitam. Tanpa menunggu lama mereka semua langsung berangkat kesana, diantarkan oleh ibunya Lily. Maklum, mereka masih 13 tahunan.


***


Setelah sampai, bukannya senang mereka malah bengong menatap mall itu. Lihatlah, beda sekali dengan di gambar. Di gambar Kinclong, kenyataannya malah sebaliknya. Tetapi, ramai sekali orang yang berkunjung kesana.

Tanpa menunggu lagi, mereka berempat langsung berlarian masuk ke mall. Ibunya Lily menunggu di depan mall. Ketika mereka masuk, pemandangan yang mereka lihat hanyalah “Putih”. Tidak rugi juga mereka memilih mall ini, lagian mereka belum pernah kesini.

Setelah setengah jam lebih berkeliling dan memilih baju yang mereka mau beli. Mereka memutuskan untuk melanjutkan berkeliling ke lantai 2.

Seperti di lantai 1, tak kalah banyaknya baju baju putih yang unik dan keren. Mereka langsung berhamburan berebut baju yang mau mereka pilih.

Sudah lebih dari satu jam mereka memilih milih baju. Yaa.. orangtua mereka kaya-kaya. Setelah memilih baju yang cocok, sudah saatnya untuk mereka mencobanya.

Mereka mencari tempat untuk mencobanya. Disudut sana sudah ada 12 tempat untuk mencoba baju yang mereka pilih. Tapi, sudah penuh dan banyak sekali yang mengantri. Terpaksa mereka harus mengantri.

Sudah menunggu 5 menit lebih mereka menunggu, lalu Lisa melihat salah satu sudut. Disana ada 5 tempat untuk berganti baju. Tapi, warnanya abu abu. Sedangkan yang disini berwarna putih. Herannya, tak ada satu orang pun yang ke sana.

Siapa peduli dengan warnanya, Lisa langsung memberi tahu ke teman temannya yang sedang mengantri. Mereka langsung keluar dari antrian dan berlari ke arah sudut itu.

Tanpa menunggu lama mereka langsung memasuki salah satu tempat itu. Tetapi, Luna melihat tulisan.

“Diantara beberapa teman, Hanya satu yang selamat, dan yang satu itu, dialah yang telah berkhianat.”

Luna memperingati mereka dan dia tiba-tiba teringat sebuah cerita kelam di mall ini. Dulu, mall ini adalah tempat wisata hiburan. Tapi, penuh dengan pengorbanan demi mendapatkan hadiah-hadiah dari permainan itu. Permainan terakhirnya adalah ketika lima orang ingin bermain sesuatu yang sangat berbahaya, mengancam 4 nyawa orang sekaligus. Mengetahui itu, salah satu dari mereka mengkhianati temannya dan pulang membawa hadiah itu sendiri. Setelah itu, entah kenapa tiba-tiba saja tempat wisata itu dihancurkan. Diganti menjadi pusat berbelanja..

Setelah berdiskusi, akhirnya Lisa memutuskan untuk masuk. Tidak ada pilihan lain, kalau di tempat sana masih lama mengantri. Luna memperingati mereka sekali lagi, tapi tiga temannya itu sudah terlanjur masuk. Mau bagaimana lagi, pada akhirnya mereka semua masuk kesitu.

2 menit berlalu..

Setelah berganti baju, mereka semua keluar. Dan mereka melihat pemandangan yang sangat berbeda, baju baju disana berubah ke abu abuan. Dan yang paling parah, semua pelanggan menghilang!

Keaadan disana sekarang berekebalikan dengan yang sebelumnya. Keadaan disini seperti berbeda. Senyap, sunyi. Cuma ada mereka berempat saja disana.

Mereka masih belum mengerti, sebelum sempat saling bertanya. Baju baju di sana bergoyang goyang seperti ditiup angin, masalahnya mereka tidak merasakan angin itu.

Mereka semua ketakutan dan bersama sama mencari tangga yang menuju ke lantai 1. Tetapi, tempat disana 3 kali lipat lebih besar daripada yang sebelumnya. Mereka seperti di tempat lain.

Lily akhirnya memutuskan untuk berpencar. Awalnya mereka tidak mau. Tapi, setelah berjalan jalan tetap tidak menemukan tangganya. Mereka akhirnya mau berpencar.

10 menit berlalu, mereka kembali ketempat yang dijanjikan. Luna sudah menemukan tangga menuju kebawah. Mereka mengikuti Luna. Tetapi, Lily menghilang!

Tapi, mereka semua hanya diam. Mereka tidak tahu lagi harus mencarinya kemana. Setelah mereka turun dari tangga. Sekarang yang paling penting adalah mencari pintu keluar. Keadaan dibawah lebih buruk dari yang di atas.

Baju baju itu tampak hidup, dan seperti ada orang yang memakainya! Karena mereka semua ketakutan, mereka langsung berlari tanpa tujuan. Lola tersandung. Luna dan Lisa tidak sengaja berpisah. Setelah itu hanya ada suara jeritan jeritan 3 orang…





Satu orang keluar dari tempat berganti baju itu, keadaan telah normal. Baju baju berwara putih, masih ada banyak orang mengantri dan memilih milih baju.

Dia berjalan ke tangga menuju ke bawah, lalu berjalan ke arah dan hanya membeli satu baju. Setelah itu dia keluar, Ibu lily menanya lily dan yang lainnya. Dia hanya menggeleng.

Ibu Lily lantas memanggil polisi sambil berjalan bolak balik, cemas. Lalu Ibu Lily mengajak satu orang itu diantar pulang menaiki mobilnya.

Sambil masuk mobil, dia menatap mall. Sambil berkata pelan .

“Maafkan aku, teman teman.."





More Posts