Samudra|Yuyu #budaya

Asal usul Kota Jakarta

Sebelum tenggelam, hihi

Dimulai dari pelabuhan kecil sampai menjadi kota terbesar di dunia, Inilah asal usul Kota Jakarta! Dimulai dari Sunda Kalapa sampai menjadi provinsi

1. Pelabuhan Sunda Kalapa

Karena Tarumanagara melemah, Kerajaan Sunda pun didirikan. Menurut sumber dari Tiongkok, yaitu Chu-Fan-Chi, pelabuhan sekitar Kerajaan Sunda itu strategis dan ramai, dengan lada berkualitas. Dan salah satu pelabuhanya yang terletak di muara sungai dinamai Sunda Kalapa. Sunda Kalapa awalnya melayani Pakuan Pajajaran (Sekarang Bogor), dan terus menjadi pelabuhan utama Kerajaan Sunda.

2. Kesultanan Banten

Bangsa Portugis dapat menggunakan Pelabuhan Sunda Kalapa, disebabkan Padrao Sunda Kalapa, yaitu sebuah perjanjian politik dan ekonomi yang membuat Portugis menjaga Kerajaan Sunda terhadap Kesultanan Demak, dan sebagai imbalannya, Portugis dapat berdagang lada dengan bebas di Sunda Kalapa. Oleh karena itu, untuk mencegah kekuasaan Portugis di Jawa, Fatahillah, dibantu oleh Kesultanan Demak menyerang Sunda Kalapa pada tanggal 22 Juni 1527, yang sekarang diperingati dengan HUT Kota Jakarta. Setelah itu, Fatahillah mengganti namanya menjadi Jayakarta dan dikuasai oleh Kesultanan Banten

3. Batavia VOC

Pada tahun 1602, VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) diberikan monopoli oleh pemerintah Belanda. Dan juga, pada tahun 1610, Pangeran Jayawikarta mengizinkan VOC untuk membangun gudang kayu dan beberapa rumah di tepi Sungai Ciliwung, berdekatan dengan Jayakarta. Sembilan tahun kemudian pada tahun 1619, Belanda melakukan intervensi militer di Jayakarta, mengambil alih pelabuhan setelah menghancurkan kota di sekitar dan secara resmi, pada tanggal 18 Januari 1621, namanya diubah menjadi Batavia, diambil dari bahasa belanda, batavieren. Karena letak geografis Batavia yang dekat dengan sungai dan laut, Belanda membuat kanal untuk mencegah ancaman banjir.

Batavia merupakan sebuah company town (Kota Perusahaan), dengan pusatnya di Kastil Batavia. Pada tahun 1740, terjadi persitiwa pembantaian, yang disebut Geger Pacinan, atau Tragedi Angke terhadap sekelompok orang Tionghoa, dan yang hidup tidak diizinkan untuk masuk ke dalam dinding. Setahun setelah itu pada tahun 1741, Belanda membuat tempat untuk permukiman warga Tionghoa, yang disebut Diespoort, yang sekarang menjadi Glodok.

4. Batavia Hindia Belanda

Tepat pada tanggal 31 Desember 1799, VOC bangkrut dan bubar, asetnya dinasionalisasikan menjadi milik Hindia Belanda. Karena lebih banyak ancaman banjir, pemerintah mengubah pusatnya di dataran tinggi, yang dinamai Weltevreden, sekarang Jakarta Pusat. Di sana, dibuatlah perumahan dan tempat hiburan bagi bangsa eropa elit. Nama Weltevreden dipakai hingga 1931, sampai diubah namanya jadi Batavia Centrum atau Batavia Pusat. Pada masa ini, Pelabuhan Tanjung Priuk diselesaikan pada tahun 1886, penggabungan Batavia dan Meester Cornelis (Jatinegara) pada tahun 1935.

5. Jakaruta Tokubetsu-Shi

Saat Perang Dunia Ke-2, Jepang meluncurkan Kampanye Militer terhadap Hindia Belanda dan mengalahkanya hanya dalam... 57 Hari. Pada tanggal 28 Februari 1942 terjadi pertempuran di Jawa dan pada saat itu pada 5 Maret 1942, Batavia menyerah ke Jepang dan kampanye berakhir 4 hari kemudian, pada tanggal 9 Maret 1942. Batavia diubah namanya menjadi Jakarta (Resmi: Jakaruta Tokubetsu-Shi, atau Kotamadya Khusus Jakarta). Pada masa penjajahan Jepang, kebanyakan kota-kota di Indonesia memburuk, termasuk Jakarta. Beberapa bangunan diubah menjadi barak militer atau dihancurkan untuk diambil besi nya.

6. Kemerdekaan dan Orde Lama

Pada tanggal 2 September 1945, Jepang menyerah, mengakhiri Perang Dunia ke-2 yang sudah berlangsung selama 6 tahun... 1 hari, walaupun ada gencatan senjata pada 15 Agustus 1945. Pada tanggal 17 Agustus 1945, Naskah Proklamasi dibaca di Jl. Pegangsaan Timur No 56, sekarang Jalan Proklamasi oleh Soekarno. Tetapi, saat Perjanjian Renville, Batavia mendapatkan Jakarta, dan ibukota Indonesia diubah menjadi Yogyakarta, dan lagi menjadi Bukittinggi (saat PDRI). Ketika KMB (Konferensi Meja Bundar), Jakarta berada di tangan Indonesia lagi.

Dipimpin Sukarno, Jakarta berkembang dengan pesat. Banyak bangunan yang direncanakan/dibuat pada periode ini, seperti Monas, Masjid Istiqlal, Gelora Bung Karno, Jl Thamrin-Sudirman, Monumen Selamat Datang, Gedung CONEFO (sekarang Gedung DPR), Monumen Dirgantara, dll. Pada saat ini juga, Ancol sedang dikembangkan dari hutan lebat penuh nyamuk menjadi pusat hiburan besar. Pada tanggal 22 Juni 1964, Jakarta menjadi Provinsi Daerah Khusus Indonesia

Selesai! Sekian dari saya, mohon maaf kesalahan/kekuranganya, terimakasih!


Sumber:


https://www.jakarta.go.id/sejarah-jakarta


https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Jakarta


https://en.wikipedia.org/wiki/History_of_Jakarta#Transition_into_a_capital_of_an_independent_nation_(1950s)


https://id.wikipedia.org/wiki/Daerah_Khusus_Ibukota_Jakarta#


https://en.wikipedia.org/wiki/Jakarta

Tidak Hanya Blok M, Blok Ambalat Juga Butuh Disoroti

Tidak Hanya Blok M, Blok Ambalat Juga Butuh Disoroti

https://lh3.googleusercontent.com/a/AGNmyxY_-GwmwmulI3_C36t7KFnOYdKYOkWt-qZQnObB=s96-c
Nagita Puspa
2 years ago
Digitalisasi Sistem Peradilan

Digitalisasi Sistem Peradilan

1680166578.jpg
printoutln("Kaka")
2 years ago
video

Belajar Memberi dan Menerima dari Garam

rgs02
R. Gatot Susilo
4 years ago
Harry Potter and Chamber of Secret

Harry Potter and Chamber of Secret

1785244152.jpg
あbybぃtっzyy
1 month ago