rizzaarnts 9 months ago
Qrizz #budaya

Asal Usul Nama Pontianak

Asal Usul Pontianak, Si kota Khatulistiwa

 Pontianak, merupakan ibukota dari Provinsi Kalimantan Barat. Kota ini juga merupakan pusat perekonomian yang ada di provinsi ini. Kota ini tidak seluas kota-kota besar yang ada di pulau jawa seperti Jakarta, Semarang, ataupun Surabaya. Meski begitu, Pontianak bisa dibilang kota yang cukup maju meskipun masih banyak sekali tantangan dalam perkembangannya. 

Kota ini berada tepat di garis khatulistiwa atau garis lintang 0 derajat. Hal ini membuat Pontianak menjadi menjadi kota yang memiliki posisi geografis yang unik. Lokasi ini juga membuat kota ini memiliki suhu udara yang tinggi, serta kelembaban yang tinggi. Berdasarkan pengalaman saya, jika dibandingkan dengan panasnya pulau jawa, panas yang ada di kota ini terasa sangat menyengat, sehingga kita harus selalu berhati-hati, dan menyiapkan perlindungan diri seperti menggunakan tabir surya.


Asal Usul Nama Pontianak

Kuntilanak

Sebenarnya, banyak versi dari penamaan kota yang satu ini, tetapi yang paling terkenal adalah nama ini berasal dari legenda Melayu, mengenai mitologi makhluk halus dalam mitologi Melayu.

Menurut Cerita yang banyak beredar, nama “Pontianak” berasal dari roh seorang perempuan yang meninggal saat melahirkan. Roh ini menjadi hantu yang dikenal dengan nama Kuntilanak. 

Dahulu, Kuntilanak sering mengganggu orang yang ada di daerah tersebut, ataupun di tepi sungai. 


Pohon Punti

Selain cerita Kuntilanak, Nama Pontianak juga berasal dari “Pohon Punti” yang artinya pohon-pohon tinggi di hutan Kalimantan yang masih asri.


Pontian

Ada juga yang menyebutkan bahwa nama kota ini berasal dari kata “pontian” yang artinya tempat singgah atau pemberhentian, merujuk pada lokasi kota ini yang yang berada di pertemuan sungai Kapuas dan sungai Landak.


Kesultanan Pontianak

Pontianak didirikan pada 23 Oktober 1771 oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie. Beliau merupakan tokoh yang sangat penting di Kalimantan Barat. Awalnya, ia adalah seorang pedagang Arab yang kemudian menikah dengan putri dari kerajaan yang ada di daerah itu pada saat itu. Syarif Abdurrahman Alkadrie diangkat menjadi sultan Pontianak pada tahun 1779 setelah mendapat banyak dukungan dari Belanda.

Menurut cerita yang beredar, saat tiba di pontianak, ia dan pasukannya sering sekali diganggu oleh hantu Kuntilanak. Untuk mengusir hantu-hantu itu, sultan menembakkan meriam. Lokasi di mana meriam yang ditembakkan itu jatuh, kemudian menjadi tempat berdirinya Istana Kadriah, yang sekarang menjadi pusat kota pontianak.

7
323
Tujuh hewan ajaib  yang dapat berubah warna menjadi putih saat musim dingin

Tujuh hewan ajaib yang dapat berubah warna menjadi putih saat musim d...

1766145823.png
Gleeze Valencia
5 months ago
video

Kebiasaan Pelajar yang harus Dimiliki - Mengola Waktu

rgs02
R. Gatot Susilo
3 years ago
Dharmawangsa Teguh, yang Gugur dalam Pralaya Medang

Dharmawangsa Teguh, yang Gugur dalam Pralaya Medang

1706535160.jpg
fey✩
2 years ago
Buto Pethakilan

Buto Pethakilan

https://lh3.googleusercontent.com/a/AGNmyxY_-GwmwmulI3_C36t7KFnOYdKYOkWt-qZQnObB=s96-c
Nagita Puspa
2 years ago
Artificial Intelligence : Apakah bisa menggantikan manusia?

Artificial Intelligence : Apakah bisa menggantikan manusia?

1680166578.jpg
printoutln("Kaka")
3 years ago