level dari kemahiran seseorang
Pernahkah kamu berpikir bagaimana seseorang bisa berkembang dari pemula hingga menjadi ahli? Proses ini dijelaskan secara mendalam melalui Dreyfus Model of Skill Acquisition. Teori ini membagi perjalanan belajar seseorang ke dalam lima tingkatan utama yang menggambarkan bagaimana cara kita berpikir dan bertindak berubah seiring bertambahnya pengalaman.
Tingkat pertama adalah Novice atau pemula. Pada tahap ini, kita belum mempunyai pengalaman sehingga sangat bergantung pada tutorial dan contoh kaku. Mereka bekerja dengan kaku dan tidak memperhatikan situasi sekitar karena fokus utamanya hanya pada mengikuti instruksi agar tidak membuat kesalahan.
Tahap berikutnya adalah Advanced Beginner. Kita mulai memiliki sedikit pengalaman nyata dan dapat mengenali pola-pola dan detail kecil dari setiap kegiatan. Walaupun mereka sudah bisa melihat bagaimana aturan diterapkan dalam konteks nyata, pengambilan keputusan mereka masih butuh referensi pada tutorial.
Memasuki tahap Competent, kita mulai bertindak secara lebih tersusun dan mandiri. Kita dapat mengidentifikasi mana yang penting dan mana yang tidak, dan mampu menyusun strategi untuk menyelesaikan masalah dengan mudah. Tapi pada tingkat ini, proses berpikir masih terasa cukup berat karena setiap tindakan masih dianalisis secara mendalam.
Perubahan terjadi saat mencapai tahap Proficient. Kita tidak lagi melihat masalah sebagai potongan informasi yang terpisah, tapi dapat memahami situasi dan menggabungkannya menjadi sebuah alur. Kita dapat mendeteksi perbedaan atau masalah dengan cepat karena sudah terbiasa dengan pola lama, walaupun kadang masih perlu sedikit analisis untuk menentukan tindakan terbaik.
Puncak dari model ini adalah tingkat Expert. Seorang ahli tidak lagi bergantung pada aturan, panduan, atau analisis. Mereka bertindak secara secara cepat dengan pengenalan pola yang terlatih setelah waktu yang lama, sampai mampu membuat keputusan yang cepat dan tepat, seperti tanpa usaha keras dalam situasi tersulit.
Dengan Dreyfus Model, kita menyadari bahwa menjadi hebat dalam apapun tidak instan. Pembelajaran membutuhkan waktu dan keterampilan dari sekadar mengikuti aturan kaku menuju tindakan berbasis pengalaman yang mendalam, masih terdapat model keenam yang belum dijelaskan, tetapi dalam model awal hanya terdapat 5 tingkatan.
Sumber:
https://www.youtube.com/watch?v=ZFDXfEwi09Q
https://en.wikipedia.org/wiki/Dreyfus_model_of_skill_acquisition