Keberhasilan Chandrayaan-3 yang Mengukir Sejarah

Pendaratan penting bagi rencana penjelajahan manusia.

2023-08-24 17:04:08 - corry aflah shinta

Kabar gembira dunia kali ini berasal dari negara yang memiliki julukan “anak benua” yaitu India. Dengan dukungan ribuan warga negara tersebut yang berkerumun, berdiri di tepi sungai, dan berdoa di rumah-rumah ibadah, kuil. Salah satunya adalah di Varanasi, kota suci di India utara. 

Bertepatan pada Rabu (23/08/2023) pukul 18.04 salah satu misi ISRO (Indian Space Research Organization), yaitu Chandrayaan-3 yang berhasil membuat sejarah dengan mendaratnya pesawat ruang angkasa milik India tersebut di dekat kutub selatan Bulan. 

Jika kalian tahu, India bukanlah negara pertama atau negara satu-satunya yang berhasil atas keberhasilan misi tersebut. Negara lain yang juga telah berhasil di antaranya ada Amerika Serikat, Rusia, dan China, yang sebelumnya telah berhasil melakukan misi yang sama. 

Namun, yang membuat keberhasilan misi ini bersejarah adalah salah satunya karena adanya negara sebelum India yang ternyata, misi untuk mendaratkan wahana di kutub selatan Bulan itu dijalankan beberapa hari sebelum berhasilnya Chandrayaan-3 mendarat di Bulan. Akan tetapi, misi untuk mendaratkan wahana luar angkasa di kutub selatan bulan gagal. Negara tersebut adalah negara Rusia. 

Tempat mendaratnya Chandrayaan-3 ini adalah wilayah yang belum dipetakan dan diyakini oleh para ilmuwan, yaitu wilayah kutub selatan Bulan. Wilayah itu adalah wilayah yang memiliki cadangan air penting dan unsur berharga lainnya yang dibutuhkan oleh manusia sebelum melanjutkan penjelajahannya mencari kehidupan baru, termasuk Planet Mars.

Lembaga antariksa Rusia, Roscosmos, menyebutkan pesawat luar angkasa yang mendarat di Bulan pada tahun 1976 gagal itu terjadi karena jeda misi yang cukup lama. Tujuan utama menempatkan pendarat dan penjelajah di dataran tinggi dekat kutub selatan Bulan pada tanggal 23 Agustus 2023 dan mendemonstrasikan kemampuan pendaratan dan penjelajahan dari ujung ke ujung. Misi ini juga akan melakukan sejumlah pengukuran ilmiah di permukaan dan dari orbit. Wahana ini terdiri dari pendarat/penjelajah dan modul pendorong. Pendarat/rover akan mirip dengan rover Vikram di Chandrayaan-2, dengan perbaikan untuk membantu memastikan pendaratan yang aman. Wahana ini akan dibawa ke orbit Bulan oleh modul pendorong yang akan tetap berada di orbit di sekitar Bulan dan bertindak sebagai satelit relai komunikasi.

Seperti yang tertulis dari Kompas.id, dua perusahaan AS juga berlomba-lomba untuk mendaratkan pendarat di bulan pada akhir tahun ini, salah satunya di kutub selatan. Dikabarkan pula, negeri sakura atau negara Jepang juga berencana untuk meluncurkan pendarat di bulan ke bulan pada akhir pekan sebagai bagian dari misi teleskop sinar-X. NASA, dalam beberapa tahun mendatang juga berencana mendaratkan astronom di kutub selatan bulan, memanfaatkan air beku di kawah.

Itulah sekilas tentang Chandrayaan-3 yang berhasil mendarat di Bulan. Yang mana keberhasilan mereka mendaratkan wahana di Bulan menandai langkah maju bagi ilmu pengetahuan, teknologi dan industri India (ISRO). Lantas bagaimana dengan negara kita? Siapkah kita sebagai anak bangsa membuat harum negara Indonesia dengan menjadi pendarat yang mendarat di luar angkasa? Mari usaha dan berdoa untuk hal tersebut.


Sumber:

Muhammad, Mahdi. "India Ukir Sejarah, Misi Chandrayaan-3 Berhasil, Vikram Mendarat di Bulan". Kompas, https://www.kompas.id/baca/internasional/2023/08/23/chandrayaan-3-mendarat-di-bulan-sejarah-baru-bagi-india-belum-selesai. Diakses pada 26 Agustus 2023.

NASA - Spacecraft, https://nssdc.gsfc.nasa.gov/nmc/spacecraft/display.action?id=CHANDRYN3. Diakses pada 26 Agustus 2023

More Posts