ImRa 4 days ago
imda-rahayu #bahasa

Ketika Ibu Jari Lebih Cepat dari Akal Sehat

Provokasi yang Memecah Belah Bangsa - tugas civic education

Modernisasi telah membawa bangsa Indonesia beralih ke era digital. Tempat di mana beribu informasi dari berbagai belahan dunia bisa didapatkan hanya dengan sekali click. Tetapi dunia digital juga dapat menjadi ancaman baru bagi bangsa Indonesia. Banjirnya informasi dapat menjadi peluang bagi orang-orang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan provokasi, hoaks, bahkan ujaran kebencian.

Media sosial dapat dijadikan ladang provokasi bagi mereka yang ingin menyudutkan satu individu atau kelompok. Banyak akun anonim tidak bertanggung jawab yang sengaja memotong video keagamaan atau pernyataan politik untuk menggiring opini publik hanya untuk meraup jutaan viewers. Tidak sampai di situ, potongan video itu ‘dipelintir’ supaya satu kelompok atau individu diserang oleh kelompok lain dan menyebabkan perpecahan dari dalam. Dari sini, kita bisa melihat bahwa provokasi bukan hanya masalah dunia digital, namun serangan nyata yang mengikis keutuhan nilai-nilai pancasila.

Fenomena provokasi sering kali merusak kedamaian yang terjalin antara pihak yang terprovokasi dan pihak lain; bahkan suasana damai di media sosial dapat ternodai hanya dengan satu komentar dari provokator yang berujung pada ujaran kebencian. Hal ini secara terang-terangan melanggar sila pertama yang mengajarkan kita untuk menjaga kedamaian dan menghindari pertengkaran. Selain itu, terdapat fenomena doxxing yang cukup terkenal di media sosial. Fenomena ini terjadi ketika seseorang menyampaikan pendapatnya, tetapi pihak yang terprovokasi sering kali tidak menyerang argumennya, melainkan mencaci maki, menyebarkan data pribadi, hingga mengancam keselamatan fisik orang tersebut. Peristiwa ini menjadi tanda terkikisnya karakter manusia beradab yang tercantum dalam sila kedua. 

Peristiwa provokasi amatlah sering kita jumpai di media sosial kita, di mana satu video saja dapat meliput ribuan ujaran kebencian yang ditujukan satu sama lain. Dari sini, target utama provokasi telah tercapai: pecahnya persatuan Indonesia. Kegiatan saling menyerang antara “Aku vs Mereka” mengaburkan pandangan masyarakat bahwa kita adalah satu bangsa yang utuh, membuat masyarakat lupa bahwa beragam jenis ‘perbedaan’ inilah yang justru membuat bangsa berdiri kokoh.  



Strawberry and the Sensations

Strawberry and the Sensations

https://lh3.googleusercontent.com/a/AGNmyxbI7dhMgZukXFeCcMSlsx8NvH0dBTFEnkHAFv0SUA=s96-c
corry aflah shinta
2 years ago
Percaya Bahwa Tidak Ada Bodoh Melainkan Malas

Percaya Bahwa Tidak Ada Bodoh Melainkan Malas

1755007187.jpg
ilhaaam~~
8 months ago
Makna yang Tak Perlu Untuk Dipahami

Makna yang Tak Perlu Untuk Dipahami

1764252204.jpg
acoy
4 weeks ago
Rahasia Di Balik Hujan

Rahasia Di Balik Hujan

1767880895.png
rizzaarnts
11 months ago
Air dalam Kehidupan Makhluk Hidup

Air dalam Kehidupan Makhluk Hidup

1694832338.png
M. Robibb
2 years ago