Kereta api di Kepulauan Sumatera, masih menggunakan atau dipasangi teralis atau ram kawat untuk faktor keamanan dan perlindungan ekstra di sepanjang jalur rel lintas Sumatera, terutama yang masih banyak memakai teralis adalah Divre 2,3 & 4.
Di Sumatera, teralis sendiri digunakan sebagai perlindungan dari aksi pelemparan batu karena di sana masih banyak oknum-oknum yang suka melempar batu tanpa alasan apapun dan tidak bertanggung jawab. Selain itu juga digunakan sebagai perlindungan dari dahan dan ranting karena di kepulauan Sumatera sendiri banyak sekali hutan-hutan, perkebunan sawit, dan wilayah rimbun yang masih rawan serta daun atau dahannya mudah lepas dan mengenai kaca lokomotif (tentunya di sekitar jalur di Divre 3 & 4) . Selain itu, teralis juga digunakan sebagai pengaman ganda armada-armada lokomotif untuk menjaga kaca lokomotif demi kenyamanan para masinis dan asisten masinis (asmas) saat dinas langsung dan membuat pandangan juga menjadi lebih clear / bersih.