Кева @Ты мне нравишься 2 hours ago itu risu?
Opini pribadi #1
Modernitas tidaklah sama dengan kebarat-baratan. Meskipun modernisasi bermula dari dunia Barat melalui Revolusi Industri, modernisasi dan kebarat-baratan (westernisasi) adalah dua hal yang berbeda. Modern bermakna maju, rasional, serta memanfaatkan teknologi dan pengetahuan baru. Artinya, modernisasi merupakan perubahan tata cara hidup dari yang tradisional menuju arah yang lebih maju dan efisien. Sementara itu, "Barat" dalam konteks ini mengacu pada cara hidup, nilai-nilai, dan tradisi masyarakat yang berasal dari Eropa serta Amerika Utara.
Banyak orang salah kaprah mengira bahwa hidup modern berarti harus mengadopsi gaya hidup orang Barat. Pemikiran ini dipengaruhi oleh peristiwa sejarah di masa lalu. Setelah masa Pencerahan di Eropa, seperti era Renaisans dan Aufklärung, bangsa Eropa melakukan ekspedisi ke berbagai wilayah di dunia dan menjadikannya sebagai wilayah jajahan. Karena sebagian wilayah koloni dianggap masih menggunakan tata cara hidup kuno, bangsa Barat mulai memperkenalkan teknologi baru. Indonesia misalnya, yang dijajah oleh Belanda dalam waktu cukup lama mulai mengenal sistem transportasi bermesin dan produksi pabrik akibat proses ini.
Karena modernisasi tersebut diperkenalkan dan dibawa oleh bangsa Barat, muncul anggapan keliru di tengah masyarakat bahwa menjadi modern berarti menjadi kebarat-baratan.
Padahal, modernisasi seharusnya tidak merusak tradisi dan budaya lokal. Modernisasi justru dapat menjadi alat untuk membantu kita mengenalkan dan melestarikan budaya sendiri. Negara-negara seperti Jepang dan Tiongkok adalah bukti nyata bahwa suatu bangsa dapat sukses menjalani proses modernisasi tanpa harus mengadopsi kebudayaan Barat. Bahkan, kebudayaan mereka menjadi semakin dikenal dunia berkat dorongan teknologi dan kemajuan modernisasi. Masyarakat di negara-negara tersebut tetap memegang teguh nilai-nilai budaya dan tradisi luhur mereka, seperti ajaran Shinto dan Bushido di Jepang, serta filsafat Konfusianisme di Tiongkok.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modernisasi tidak sama dengan kebarat-baratan, meskipun inovasi modern tersebut pada awalnya diperkenalkan oleh bangsa Barat.