Fa'iq Alth... @boron phosphide 1 hour ago top berapa di la liga mas?
JEKIJO @Sudah malam atau sudah titut 1 hour ago @boron phosphide Gak usah di bahas mas. Masih top 3
Perjalanan Real Madrid di Liga Champions musim 2026–2027 pas dipegang Jose Mourinho beneran jadi panggung komedi sekaligus mimpi buruk buat klub Eropa. Taktik parkir bus super pragmatis yang dipadu sama counter attack kilat bikin lawan kebingungan setengah mati.
Laga perdana dibuka pas ngadepin Inter Milan di Bernabeu pada 9 September. Tahu Inter punya lini tengah kuat, Mourinho memerintahkan anak asuhnya buat main bertahan total. Inter yang frustrasi gempur pertahanan Madrid malah kecolongan lewat dua gol cepat Kylian Mbappé di menit 14 dan Federico Valverde di menit 23. Inter cuma bisa mbales tipis lewat gol Carlos Augusto di menit 77. Madrid sukses mengamankan kemenangan 2–1.
Ujian berikutnya datang pas melawat ke markas AS Roma pada 15 Oktober. Pertandingan berjalan gila dan penuh drama di Stadion Olimpiade sampai tercipta skor 4–3. Roma sempat bikin ketar-ketir lewat gol Marten de Roon (20') serta dua gol Donyell Malen (51', 57'). Tapi mental juara El Real berbicara! Kylian Mbappé membuka gol Madrid di menit 25, lalu disusul gol dramatis dari Carlos Espí (83'), Endrick (85'), dan sundulan penentu Antonio Rüdiger di menit 90!
Laga lawan RB Leipzig di Bernabeu makin menegaskan dominasi Madrid dengan kemenangan 4–1. Leipzig yang tampil pede dan pegang penguasaan bola malah kena bantai lewat aksi Bernardo Silva (44'), Arda Güler (52'), Kylian Mbappé (83'), dan Yan Diomandé (87'). Leipzig cuma bisa dapet satu gol hiburan dari Tidiam Gomis di menit 85.
Hasil tiga kemenangan beruntun ini langsung meroketkan posisi Real Madrid ke peringkat 4 klasemen sementara Liga Champions dengan 9 poin sempurna, mengantongi 10 gol dan cuma kebobolan 5 gol. Bersama PSG, Aston Villa, Liverpool, dan Betis, pasukan Mourinho jadi salah satu tim yang sapu bersih semua laga awal dengan kemenangan.
Namun perjalanan panjang menuju gelar juara masih terbentang. Skuad racikan Mourinho masih harus bersiap melakoni lima ujian tersisa di Fase Liga, dimulai dari tandang ke markas AEK Athens pada 5 November, menjamu PSV Eindhoven di Bernabeu pada 25 November, melawat ke kandang Arsenal pada 10 Desember, menyambut kedatangan LASK pada 20 Januari, hingga ditutup dengan laga tandang melawan Shakhtar Donetsk pada 28 Januari 2027 mendatang.
Pas sesi konferensi pers usai melihat posisi timnya di papan atas klasemen dan menatap deretan laga krusial di depan, Mourinho cuma tersenyum sinis sambil berbisik ke mikrofon. "Rasa lapar mereka cuma menghasilkan penguasaan bola, tapi taktik kita yang bawa tiket lolos."