Nathh_ 1 month ago
pikir sekali lagi #sains

Belajar dari kesalahan, bukan menyesalinya.

Gambar AI dikit g ngaruh 😹

Setiap orang pernah melakukan kesalahan, bukannya memperbaiki diri, mereka justru menyalahkan diri, keadaan, dan berharap waktu dapat diulangi dan memperbaikinya. Padahal penyesalan adalah bentuk kemarahan kepada masa lalu yang tidak bisa diubah. Energi yang dihabiskan untuk menyesal malah menguras mental dan menghentikan langkah kita untuk maju.

Dalam sebuah perlombaan, kita merasa deg-deg an. Semakin penting event yang kita hadapi, semakin tinggi kecemasan dan deg-degan. Ini dialami oleh semua orang, bahkan orang terkenal sekalipun, setidaknya di pengalaman pertamanya. Hal ini terjadi karena tubuh mempersiapkan diri menghadapi hal yang menakutkan, dengan jalan meningkatkan pasokan darah ke otak, panca indra, dan otot-otot. Ini merupakan respons primitif tubuh saat menghadapi hal-hal yang menakutkan, baik secara fisik ataupun mental.

Kita terlalu overthinking dengan keadaan di masa mendatang, dan hal tersebut membuat kita menjadi kurang fokus, dan memikirkan “aku menang gak yah?” atau “gimana kalau gagal lagi?”, pikiran tersebut membuat kita memilih memikirkan kondisi ke depan, dan tidak introspeksi diri dengan belajar.

Menariknya, kecemasan terhadap masa depan dan penyesalan atas masa lalu sebenarnya dari cara pandang kita terhadap kegagalan. Kita sering melihat kegagalan sebagai akhir dari sebuah sesuatu "Aku adalah orang yang gagal", bukan sebagai sebuah peristiwa yang bisa diperbaiki "Aku mengalami kegagalan di bagian ini". Saat sudut pandang tidak diubah, introspeksi yang kita bahas akan mustahil dilakukan, karena otak kita terlalu sibuk melindungi ego dari rasa malu dan rasa bersalah. Oleh karena itu, kunci untuk keluar dari jebakan ini adalah dengan melatih kesadaran penuh dan menerima bahwa rasa cemas itu hal biasa. Bukannya berusaha menghilangkan rasa deg-degan saat perlombaan atau ujian, kita harus belajar menyalurkan energi ini menjadi bahan bakar untuk fokus pada tindakan nyata saat ini. Dengan memindahkan perhatian dari hasil akhir yang belum pasti ke proses yang sedang berjalan, kita tidak hanya berhasil menenangkan riuhnya pikiran, tetapi juga memberi ruang bagi diri sendiri untuk terus belajar dan bertumbuh.


Sumber:

Pengalaman pribadi 😜👍

https://www.youtube.com/watch?v=5wSNaHgHhVc&t=297

https://www.alodokter.com/komunitas/topic/cara-agar-tidak-merasa-deg-degan-saat-presentasi

10
125
Sang Kuda Hitam dari Danau Como

Sang Kuda Hitam dari Danau Como

1792728869.jpeg
JEKIJO
12 hours ago
Wisuda Tahfidz 2026

Wisuda Tahfidz 2026

1729645510.jpeg
Rian Hidayat Abi
12 hours ago
Modernisasi = Kebarat-baratan ?

Modernisasi = Kebarat-baratan ?

1789109866.jpg
Sastra
12 hours ago
Mbappé Bungkam Camp Nou, Pragmatisme Madrid Berujung Manis

Mbappé Bungkam Camp Nou, Pragmatisme Madrid Berujung Manis

1730713688.jpg
상준
12 hours ago
Dari Senggol Jadi Rangkul

Dari Senggol Jadi Rangkul

https://lh3.googleusercontent.com/a/ACg8ocKdT0zgP76UlXPR0afSzdD93vMaWwo8w0U2KbE0-L6Q7IUWAOU=s96-c
cinderdella cikk
13 hours ago