Nathh_ 17 hours ago
pikir sekali lagi #sains

Belajar dari kesalahan, bukan menyesalinya.

Gambar AI dikit g ngaruh 😹

Setiap orang pernah melakukan kesalahan, bukannya memperbaiki diri, mereka justru menyalahkan diri, keadaan, dan berharap waktu dapat diulangi dan memperbaikinya. Padahal penyesalan adalah bentuk kemarahan kepada masa lalu yang tidak bisa diubah. Energi yang dihabiskan untuk menyesal malah menguras mental dan menghentikan langkah kita untuk maju.

Dalam sebuah perlombaan, kita merasa deg-deg an. Semakin penting event yang kita hadapi, semakin tinggi kecemasan dan deg-degan. Ini dialami oleh semua orang, bahkan orang terkenal sekalipun, setidaknya di pengalaman pertamanya. Hal ini terjadi karena tubuh mempersiapkan diri menghadapi hal yang menakutkan, dengan jalan meningkatkan pasokan darah ke otak, panca indra, dan otot-otot. Ini merupakan respons primitif tubuh saat menghadapi hal-hal yang menakutkan, baik secara fisik ataupun mental.

Kita terlalu overthinking dengan keadaan di masa mendatang, dan hal tersebut membuat kita menjadi kurang fokus, dan memikirkan β€œaku menang gak yah?” atau β€œgimana kalau gagal lagi?”, pikiran tersebut membuat kita memilih memikirkan kondisi ke depan, dan tidak introspeksi diri dengan belajar.

Menariknya, kecemasan terhadap masa depan dan penyesalan atas masa lalu sebenarnya dari cara pandang kita terhadap kegagalan. Kita sering melihat kegagalan sebagai akhir dari sebuah sesuatu "Aku adalah orang yang gagal", bukan sebagai sebuah peristiwa yang bisa diperbaiki "Aku mengalami kegagalan di bagian ini". Saat sudut pandang tidak diubah, introspeksi yang kita bahas akan mustahil dilakukan, karena otak kita terlalu sibuk melindungi ego dari rasa malu dan rasa bersalah. Oleh karena itu, kunci untuk keluar dari jebakan ini adalah dengan melatih kesadaran penuh dan menerima bahwa rasa cemas itu hal biasa. Bukannya berusaha menghilangkan rasa deg-degan saat perlombaan atau ujian, kita harus belajar menyalurkan energi ini menjadi bahan bakar untuk fokus pada tindakan nyata saat ini. Dengan memindahkan perhatian dari hasil akhir yang belum pasti ke proses yang sedang berjalan, kita tidak hanya berhasil menenangkan riuhnya pikiran, tetapi juga memberi ruang bagi diri sendiri untuk terus belajar dan bertumbuh.


Sumber:

Pengalaman pribadi πŸ˜œπŸ‘

https://www.youtube.com/watch?v=5wSNaHgHhVc&t=297

https://www.alodokter.com/komunitas/topic/cara-agar-tidak-merasa-deg-degan-saat-presentasi

Membedah Kedalaman Jiwa Manusia: Refleksi Filosofi "Janma Tan Kena Kinira"

Membedah Kedalaman Jiwa Manusia: Refleksi Filosofi "Janma Tan Kena Kin...

1706664012.jpg
R. Gatot Susilo
3 hours ago
Fitur Sistem Episode (Cerita Bersambung) Selesai Diterapkan!

Fitur Sistem Episode (Cerita Bersambung) Selesai Diterapkan!

1706664012.jpg
R. Gatot Susilo
6 hours ago

Ikan Mas Koki

Ikan normal di akuarium, ikan jarang di piring

1784532257.jpeg
Samudra Annabhani πŸ™ƒπŸ‘
8 hours ago
Kisah Nabi Adam Alaihissalam

Kisah Nabi Adam Alaihissalam

1729645510.jpeg
Rian Hidayat Abi
1 day ago
Dreyfus Model: 5 Tingkatan Pemahaman dalam Menguasai Skill Baru

Dreyfus Model: 5 Tingkatan Pemahaman dalam Menguasai Skill Baru

1789312780.jpeg
Nathh_
2 days ago