Fifahaulia 1 year ago
Afifah Aulia Samsudin #bahasa

It's Okay to NOT be Okay

Ketika luka menjadi sebuah pijakan.

Pendahuluan

What doesn’t kill you, only makes you STRONGER!

Sesuai judulnya, buku ini akan membersamai kita untuk membuktikan, bahwa orang-irang yang “tidak apa-apa” itu tadinya “kenapa-napa”.

Isi

Halaman pertama buku ini sudah mampu membuat pembaca bangkit dari kuterlurukannya. Judulnya “Tak Seorang pun Layak Disakiti, Tidak Juga Dirimu”, pembaca mana yang tidak senang disuguhi seperti ini? Di bab ini dijelaskan bahwa, memang setiap hari akan ada luka yang menghampiri. Tidak peduli sejauh mana kita pergi, sekencang apa pun kita berlari, atau sembunyi di tempat gelap sekalipun. Luka tidak mengenal waktu dan tempat, dia akan datang begitu saja, dan kita semua tahu luka itu sakit, apa lagi kalau di hati. Tapi luka bukan untuk dipelihara, luka itu ada obatnya, masalahnya masih banyak yang beranggapan “tak semua luka ada obatnya”. Tapi yang benar, orang-orang itu tidak mau berusaha mencari obatnya. Padahal, Tuhan menciptakan rintangan apa pun pasti ada jalan keluarnya.

“Jadi? bagaimana mau bahagia kalau kita terus pelihara luka?”

Kelebihan

Banyak sekali kata-kata dalam buku ini yang membuat kita langsung sadar. Kata-kata yang simpel tapi tepat sasaran. Setiap bab, disertai kata-kata bijak, dari penulis atau toko-tokoh terkenal yang ditandai dengan warna coretan yang berbeda, buku ini juga di lengkapi data untuk meyakinkan pembaca.

Kekurangan

Buku ini sepenuhnya tulisan, untuk beberapa buku tipe self-Improvement hal seperti ini bisa memicu kejenuhan pada pembaca.

Kesimpulan

Buku sederhana ini, mengandung bobot tersembunyi. Namun, alangkah baiknya jika dilengkapi dengan gambar dan lebih banyak warna, juga pemilihan jenis huruf yang menarik.

Namun, buku ini berguna bagi para remaja, pekerja, bahkan para pebisnis tahap awal. Karena banyak sekali dari mereka yang jatuh dan sulit untuk bangkit kembali, hanya kerana memikirkan masa lalu dan diselimuti ketakutan akan gagal.

2
324
Mengapa Bahasa Jepang Menggunakan 3 Sistem Penulisan Berbeda?

Mengapa Bahasa Jepang Menggunakan 3 Sistem Penulisan Berbeda?

1680445252.jpeg
Muhammad Abdillah Firdaus ブヂ
2 years ago
Patung Taruna AKPOL Semarang

Patung Taruna AKPOL Semarang

1739794664.png
ALDEBARAN HAYKAL TROVALDI
1 year ago
Ondel-Ondel Khas Betawi

Ondel-Ondel Khas Betawi

1737438014.jpeg
syapiw
2 years ago
CC 201 Albino

CC 201 Albino

1764235283.png
ジャティネガラ
10 months ago
Mana Yang Lebih Dulu, Ayam atau Telur?

Mana Yang Lebih Dulu, Ayam atau Telur?

1729652030.jpg
salmaara
2 years ago