Nabil Versi Akal Sehat 5 months ago
Nabil Lawliet

Pelepasan Diri Menggunakan Prinsip Limitless (Mukagen) dalam Jujutsu Kaisen

Kunci Ketika Sulit Melepaskan Keterikatan Batin Saat Dilukai Oleh Teman, Mencintai Seseorang dan Lain-Lain

Pernahkah kita merasa sulit untuk melepaskan diri dari seseorang karena sudah merasa terikat dengan batin?


Seringkali ketika kita dikhianati, ditinggalkan, dan kejadian lain yang membuat kita terpuruk masih teringat dan terbawa sampai sekarang. Seperti yang tertera pada judul, mungkin saya akan sedikit menjelaskan bagaimana cara melepaskan batin terhadap orang yang pernah menjadi terdekatku.  


  • Menerapkan Prinsip Sejenis Penggabungan Konvergen dan Divergen

Hidup pasti tidak akan jauh dari matematika, bahkan soal perasaan. Sebelum menerapkan prinsip ini pasti kita harus tahu tentang apa itu konvergen dan divergen dahulu bukan? Oke, konvergen adalah sebuah pola bilangan yang semakin lama akan semakin mengecil. Sedangkan divergen adalah sebaliknya, yang artinya ia lama kelamaan nilai yang keluar akan semakin membesar. Jika dituliskan akan menjadi seperti ini.


Konvergen: 1, 0.5, 0.25, 0.125, 0.0625, … (Semakin mengecil)

Divergen: 1, 2, 3, 4, 5, … (Semakin membesar)


Ketika 2 pola tersebut digabungkan maka hal tersebut akan menghasilkan sebuah hasil yang imajiner. Artinya, hal tersebut dapat menjadi jalan tengah ketika kita terlalu terikat dengan seseorang.



Bagaimana Cara Menerapkannya?

Mungkin pada bagian ini kita akan berbeda dalam penerapannya. Penerapan prinsip akan coba kucontohkan rasa kagum dan rasa jijik. Dua hal tersebut pasti berkebalikan bukan? Maka dari itu, kita bisa gunakan rasa kagum ini sebagai divergen dan rasa jijik sebagai konvergen. Saat rasa kagum yang tak terbatas (divergen) bertemu dengan pengingat akan luka atau realita yang pahit (konvergen), keduanya akan saling beradu dan menciptakan titik netral. Kita tidak lagi terlalu mencintai, tapi juga tidak harus membenci selamanya.


Tetapi hal yang harus diperhatikan, jangan membiarkan perasaan yang jelek (e.g rasa jijik) untuk tumbuh lebih besar. Jika dirasa sudah cukup menumbuhkan rasa tersebut maka berhentilah menumbuhkannya, jangan sampai hal tersebut mengambil alih dirimu dan pada akhirnya perasaan jelekmu yang menang.


Mungkin sekian dari saya, kurang lebihnya mohon maaf.

Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh



5
248
Kamu Tidak Sendiri

Kamu Tidak Sendiri

https://lh3.googleusercontent.com/a/AAcHTtdGSC-4tJu0GSVhJhWaL17Y4Nj_9JS0uMP28p9QmlBg=s96-c
alhfzhz
10 months ago
Virtual Reality

Virtual Reality

1755525411.png
Ardha01
2 years ago

cerpen tentang r.a kartini

r.a kartini adalah salah satu pahlawan besar indonesia

1707266435.jpeg
✯♥ᛋᛋ𝔄v𝖎𝖓𝔬ᛋᛋ♥✯
1 year ago
Mana Yang Lebih Dulu, Ayam atau Telur?

Mana Yang Lebih Dulu, Ayam atau Telur?

1729652030.jpg
salmaara
2 years ago
Alasan Harus Investasi SEDINI Mungkin

Alasan Harus Investasi SEDINI Mungkin

1770732979.png
Nabil Versi Akal Sehat
1 year ago