Harry Potter 1
Pada malam hari, seorang pria tua membawa seorang bayi dan menaruhnya di depan pintu rumah keluarga Muggle. Sepuluh tahun berlalu. Bayi itu tumbuh menjadi seorang anak yatim piatu bernama Harry Potter. Hidupnya sangat menderita karena tinggal di rumah keluarga Dursley. Ia diperlakukan seperti pesuruh di rumah itu. Lalu, semuanya berubah ketika ia menerima banyak surat dari Sekolah Hogwarts. Ia tidak diperbolehkan membuka surat-surat itu oleh pamannya. Hingga ribuan burung mengirimkan banyak surat kepadanya, tetapi hal itu tidak menghalangi keluarga Dursley untuk tetap mencegah Harry membukanya.
Mereka membawa Harry pergi jauh ke tempat yang paling sepi. Pada malam harinya, Harry membuat tulisan di tanah dan sebuah kue ulang tahun. Ia melihat jam Dudley menunjukkan pukul 12 malam dan membuat permintaan untuk ulang tahunnya. Lalu, terdengar suara gedoran pintu dari luar. Keluarga Dursley pun terbangun dan melihat seorang pria besar. Ia memiliki kekuatan sihir dan berjalan menuju Harry, lalu memberinya kue dan ucapan selamat ulang tahun.
Kemudian, pria itu memberikan surat undangan dari Hogwarts. Pria tersebut memperkenalkan dirinya sebagai Hagrid. Lalu, ia dan Harry pergi meninggalkan keluarga Dursley. Harry pergi membeli barang-barang untuk sekolah di Hogwarts dengan menggunakan harta warisan orang tuanya. Kemudian, Harry dihadiahi seekor burung hantu bernama Hedwig oleh Hagrid. Ia juga diberi tiket kereta untuk pergi ke Hogwarts. Hagrid memberitahukan kepada Harry bahwa ia harus pergi ke peron 9¾, tetapi Harry masih bingung dengan peron tersebut. Lalu, ia melihat orang-orang yang ingin pergi ke peron itu dan menanyakan caranya kepada mereka.
Harry pun masuk ke peron tersebut dengan menembus dinding. Ia duduk di bangku dan berkenalan dengan seorang anak bernama Ron Weasley. Ron terkejut ketika mengetahui bahwa Harry adalah seorang legenda yang berhasil mengalahkan Voldemort ketika masih bayi. Kemudian, ada seorang anak lain bernama Hermione Granger yang menanyakan kepada mereka apakah mereka melihat seekor katak. Namun, Harry dan Ron tidak melihatnya.
Usai berbincang, mereka sampai di Hogwarts. Harry menjalani hari-hari yang menyenangkan, tetapi ia merasa ada seorang guru yang tidak menyukainya, yaitu Profesor Snape yang mengajar pelajaran Ramuan.
Saat pemilihan asrama, Harry terpilih menjadi anggota Gryffindor bersama Ron dan Hermione. Harry juga dipilih menjadi Seeker dalam tim Quidditch Gryffindor. Saat pertandingan Quidditch, tim asrama Slytherin bermain curang sehingga tim Gryffindor hampir kalah. Namun, Harry berhasil mendapatkan Golden Snitch dan mereka pun menang.
Keesokan harinya, mereka melihat Snape terluka akibat cakaran anjing. Harry curiga bahwa Snape mencoba mengambil Batu Bertuah di ruangan terlarang yang dijaga oleh Fluffy. Harry bersama kedua temannya menyelidiki ruangan tersebut dan melihat bahwa ruangan itu tidak dijaga oleh Fluffy karena anjing tersebut sedang tidur.
Mereka masuk dan menghadapi banyak tantangan. Ron pun pingsan karena salah satu tantangan tersebut. Harry menyuruh Hermione menjaga Ron, lalu masuk ke ruangan itu. Ia terkejut karena yang berada di sana bukan Profesor Snape, melainkan Profesor Quirrell yang dipengaruhi oleh Voldemort melalui Cermin Tarsah. Profesor Quirrell mengancam Harry dan memintanya menunjukkan tempat batu tersebut. Lalu, tiba-tiba batu itu berada di dalam kantong Harry.
Saat Harry hendak pergi, ia ditahan oleh Quirrell. Harry pun memegang kepala Quirrell hingga tubuhnya terbakar dan menyebabkan Quirrell meninggal. Setelah itu, Harry pingsan.
Harry terbangun di rumah sakit Hogwarts. Profesor Dumbledore berkata bahwa Harry tidak apa-apa dan bahwa ia telah menyelamatkan Harry ketika berada di ruang bawah tanah. Saat makan malam, mereka merayakan kemenangan Piala Asrama yang diraih oleh Gryffindor. Lalu, Harry, Ron, dan Hermione berpisah untuk menjalani liburan musim panas masing-masing.
Next-nya di Harry Potter Chamber of Secret